Sebuah Serpihan Rindu

Ku coba ikatkan sekuntum rindu ini pada layang-layang harapan…
Lalu ku terbangkan bersama bantuan angin penantian…
Dan ku harap engkau bisa melihat jelas layang-layang ini…
Ada sekuntum rindu yang sudah lama aku simpan dengan sangat rapi untuk dirimu…
Walau memang tak berharga dimata mu, namun hanya itulah yang aku punya untuk mu…
Aku pun tak berharap engkau membalasnya…
Hanya dengan sampai ditangan mu saja aku sudah sangat bahagia…
Karna itu artinya apa yang aku rasakan sudah tersampaikan…
Meski pada akhirnya engkau membuangnya pada keranjang sampah masa lalu mu…
Namun setidaknya aku pernah berjuang…
Jadi semesta lah saksi perjuangan ku….
.
*Sekedar nulis
*Lagi error 😂
29 Desember 2018 pukul 00.16

Realitas Waktu dan Rasa

Sadarilah….
Engkau itu hidup pada masa sekarang, saat ini…
Tentu saja bukan di masa depan apalagi masa lalu…
Engkau adalah realitas yang ada pada saat detik ini…
Sebahagia apapun masa lalu mu, engkau tetap saja tak akan bisa mengulang momen bahagia itu…
Begitu pula sebaliknya, sesedih apapun masa lalu mu engkau pastinya tak ingin mengulang momen kesedihan itu…
Jangan terjebak dengan kenangan masa lalu yang terus menghantui mu, yang hanya akan membuat mu terus terdiam dan terpaku menatap semesta ini…
Jangan pula berpikir bahwa bahagia itu hanya ada dalam kenangan pada masa itu saja…
Selalu ingatlah, engkau pun masih bisa menciptakan berjuta momen kebahagiaan di masa yang akan datang tanpa perlu terpaku pada masa lalu…
.
*sekedar nulis
*ngomong sama diri sendiri 😅
29 Desember 2018 pukul 00.42

Mengapa Kita Berteriak Saat Marah

Seorang ulama sedang berjalan jalan Ialu melihat ada keluarga yang sedang bertengkar, saling berteriak.

Ia berpaling ke murid-muridnya dan bertanya: “Kenapa orang suka saling berteriak kalau sedang marah?”

Salah satu menjawab: “Karena kehilangan sabar, kita berteriak.”

“Tetapi, kenapa harus berteriak pada orang yang ada di sebelahmu? Kan, pesannya bisa juga sampai dengan cara halus?” tanya sang alim ulama

Murid-murid saling adu jawaban namun tidak ada satu yang mereka sepakati. Baca Selengkapnya

Allah Hanya Memanggil Kita Tiga Kali

Suatu ketika ada seorang Ibu bercerita pada anaknya di dalam masjid Nabawi ketika mereka sedang bersiap untuk melaksanakan rukun umroh menuju Makkah Al-Mukaromah. Ibu berkata bahwa Allah hanya memanggil kita tiga kali saja seumur hidup.

kening sang anak berkerut, “sedikit sekali Allah memanggil kita?”, tanya anak.

Ibu tersenyum, “Iya, tahu tidak apa saja tiga kali panggilan itu ?”. sang anak menggelengkan kepala.

Panggilan PERTAMA adalah AZAN, ujar ibu.

“Itu adalah panggilan Allah yang pertama. panggilan itu sangat jelas terdengar ditelinga kita, sangat kuat terdengar. ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan dari Allah. tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak cepat marah akan sikap kita, kadang-kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika, Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik umatnya itu menjawab panggilan AzanNya atau tidak. Allah hanya akan membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti”, lanjut ibu.

Ibu melanjutkan, panggilan yang KEDUA adalah Selengkapnya

Mobil Mewah dan Anak Kecil

Sebuah kisah inspiratif yang dulu pernah aku temukan, daripada hilang maka ku simpan disini. Semoga bermanfaat.

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …

Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap. Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu.

Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise.
Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu.

Namun,. karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu.

Tiba-tiba, dia melihat seseorang anak kecil yang melintas dari arah mobil-mobil yang di parkir di jalan.
Tapi, bukan anak-anak yang tampak melintas sebelumnya.

“Buk….!” Aah…, ternyata, ada sebuah batu seukuran kepalan tangan yang menimpa Jaguar itu yang dilemparkan si anak itu.

Sisi pintu mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang. Selanjutnya

Sepenggal Kisah dibawah Langit Turki

Assalamu’alaikum…

Lama aku tak menulis, pada kesempatan kali ini aku ingin menulis, lebih tepatnya mengutip cerita yang aku dapat dari sebuah grup whatsapp, semoga kita dapat mengambil pelajaran berharga yang terkandung didalamnya. Akhir kata selamat membaca teman.

Di dalam buku hariannya Sulthon Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kekalutan yang luar biasa, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.

Sultan berkata kepada kepala pengawal;

“Mari kita keluar sejenak.”

Diantara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan dimalam hari dengan cara menyamar.

Mereka pun pergi, hingga tibalah mereka disebuah lorong yang sangat sempit. Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah.  Selanjutnya