Sesaat ku rasakan semua anggota tubuh ku lemas seakan tak punya sedikitpun tenaga untuk bergerak. Ku hanya bisa terbaring lemah mendengarkan musik yang semakin menyayat hati. Perasaan apakah ini namanya hingga membuat ku sesak nafas dan tidak bisa memikirkan apa-apa lagi. Aku sangat yakin bahwa aku tidak sedang sakit, tapi kenapa tubuh ku bisa lemah tak berdaya. Itulah yang ku rasakan beberapa bulan yang lalu, tepatnya bulan september tahun lalu. Kisah ini bermula saat aku sedang ada waktu luang. Seperti biasa karena aku jarang mempunyai teman maka waktu ku kebanyakan ku habiskan untuk online sekedar mencari hiburan dijejaring sosial.

***

Sepulang kerja setelah istirahat sejenak ku putuskan untuk segera mandi karena gerah dan berkeringat. Setelah ku selesai mandi aku pun bergegas masuk ke kamar kost. Yah seperti biasa ku nyalakan laptop ku yang masih memakai OS Windows XP, mungkin untuk saat ini sudah ketinggalan jaman. Ku nyalakan playlist music favorit ku dan sambil ku tancapkan modem HSDPA ku yang masih awet peninggalan sejak aku duduk dibangku kuliah. Entah kenapa situs yang ku buka pertama pasti situs jejaring sosial, salah satunya facebook. Memang situs itu dari waktu pertama aku masuk bangku kuliah hingga sekarang pun tetap masih banyak diminati.

Ku jalankan browser kesayangan ku dan ku ketikan alamat facebook. Setelah beberapa saat login munculah halaman home ku atau yang orang lain biasa disebut beranda. Wah tumben kali ini lumayan banyak notifikasi (gumam ku dalam hati). Aku buka satu per satu dan tentunya ku balas semuanya. Ku lihat ada dua pesan baru di inbox ku, salah satu inboknya dari teman kampus ku dan satunya lagi dari orang yang tak ku kenal. Isi inbok dari dia hanyalah emoticon senyum. Aku pun penasaran. Akhirnya aku telusuri profil dia. Dan ternyata tanpa disadari, dia telah menjadi temanku. Ternyata dia juga mencolek aku (di fb tentunya). Ku coba mengingat lagi siapa dia dan berpikir sejenak. Oh iya akhirnya aku ingat juga siapa dia. Sudah lama dia ngeadd aku dan lama juga kita berteman di fb, tetapi hanya saja kita ga pernah komunikasi setelah aku konfirm dia. Awalnya aku berpikir dia anaknya sombong karena aku menyapa dia di wallnya tapi ga dibales jadi ya udah aku ga pernah nyapa dia. “Nah tapi kenapa sekarang dia tiba-tiba kirim pesan ya?” (kataku dalam hati). Aku coba lihat-lihat profil dia. Ternyata dia adalah teman dari sahabat ku yang sudah lama ku kenal dan akrab sejak dari kuliah. Dan dia tau fb ku kemudian di add juga dari sahabat ku itu.

Setelah puas menelusuri fb dia, ku balas pesan dari dia. Aku coba menyapa lagi dipesan itu. “Hai, ini siapa yah, kayaknya kita udah lama kenal tapi koq g penah saling sapa. Gimana nih kabar kamu?”,tanyaku dipesan tersebut. Ku tunggu beberapa jam, akhirnya dia membalas juga pesan ku. Setelah ku buka isinya hanya, “aku baik-baik aja koq :)”. Aku berpikir, ah anak ini koq sombong banget cuma menjawab segitu doank, padahal aku basa basi panjang lebar. Setelah itu aku jadi agak malas kalau menyapa dia lagi. Akhirnya cuma aku bales, “koq sombong banget sih, ditanyain panjang lebar tapi cuma jawab gitu doank”. Aku pun berniat ga akan menyambung obrolan dipesan itu. Eh ga taunya selang satu hari dia bales,”maaf y sebernya aku ga sombong koq, cuma km belum kenal aja, coba kalau dah lama kenal pasti beda. Aku asik koq orangnya”.

(Bersambung…)
#Mohon maaf kalau dalam penulisan masih banyak kesalahan dan jelek, maklum masih belajar menulis.
#Kalau ada kesempatan aku lanjutkan😀

About Feri Awan

Nama ku Ragil Feriawan Hadinata Aku mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang musisi dan seorang penulis...namun intuisi ku tak cukup untuk menggapainya...biarkan waktu yang akan mengajari ku untuk membaca dunia..

Ayo.. ayoo... coment donk.. ditunggu yah.. ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s