image

Tinggallah di Mekkah seorang faqir miskin yang menikah dengan seorang wanita sholehah.
Suatu hari, istrinya berkata kepadanya:
“Suamiku sayang . . Kita tidak punya makanan yang bisa kita makan hari ini”.

Maka, pergilah sang suami ke pasar mencari pekerjaan. Mencari, mencari dan mencari, namun tidak juga ia dapatkan.

Setelah lelah mencari, pergilah ia ke Masjidil Haram, dan sholat di sana dua rakaat. Kemudian
berdoa kepada Allah agar memberi jalan keluar atas kesulitannya.

Setelah selesai berdoa, ia keluar menuju halaman masjid.
Tiba-tiba, ia menemukan sebuah tas, diambilnya tas tersebut dan membukanya. Ternyata di dalamnya ada seribu dinar! Dengan senang hati, ia pulang menemui istrinya membawa uang yang ia temukan.

Namun istrinya menolak dan berkata:
“Engkau harus mengembalikan uang ini kepada pemiliknya, ini bukan milik kita, haram! Tidak boleh kita ambil.”

Ia pun kembali ke masjid dan memang benar, disana ia menemukan seorang pria sedang
mengumumkan sambil berteriak: “Siapa yang menemukan tas berisi seribu dinaaaar?!”.

Lelaki miskin tadi dengan senang hati berkata:
“Aku.. Aku menemukannya, ini ambillah tasmu, aku menemukannya di halaman masjid”.

Orang yang berteriak tadi memandangi lelaki miskin itu cukup lama, kemudian berkata:
“Ambillah tas itu beserta isinya, ia menjadi milikmu. Dan ini, ambillah sembilan ribu dinar
lainnya”.

Lelaki miskin itu bertanya heran: “Kenapa?”

Orang yg berteriak tadi berkata: “Barusan ada seseorang kaya raya dari wilayah Syam memberiku 10.000 dinar. Kemudian ia memberiku seribu dinar darinya dan menyuruhku untuk mencari orang yang menemukan tas berisi seribu dinar di halaman masjid. Jika ia mengembalikannya, maka aku
disuruh memberi 9.000 dinar lagi kepadanya, karena ia adalah orang yang jujur”.

****
“… Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada
disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya.
Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”. (QS. ath-Thalaq/65: 2-3)

Posted from WordPress for Android

About Feri Awan

Nama ku Ragil Feriawan Hadinata Aku mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang musisi dan seorang penulis...namun intuisi ku tak cukup untuk menggapainya...biarkan waktu yang akan mengajari ku untuk membaca dunia..

Ayo.. ayoo... coment donk.. ditunggu yah.. ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s