Ada seorang pemuda yang menjual kain dari rumah ke rumah. Ia mempunyai sosok tubuh yang tegap dan rupa yang tampan.

Suatu hari ia lewat di jalan-jalan dan seorang wanita telah memanggilnya dan memintanya
untuk masuk ke dalam rumah, ketika pemuda itu masuk ke dalam rumah maka wanita itu
terus mengunci pintu. Terkejut dengan perbuatan wanita tersebut, pemuda itu mengingatkanya dengan Allah dan azab yang pedih..
Tapi sia-sia.. Amarah wanita itu
semakin bertambah. Wanita itu menyatakan betapa ia ingin melepaskan perasaan rindu berat yang terpendam sejak sekian lama terhadap lelaki tersebut.

Wanita itu berkata pada pemuda penjual kain:
“Jika anda tidak mau melakukan apa yang aku perintahkan pada kamu niscaya aku akan menjerit minta tolong. Aku akan beritahu
kepada semua orang bahawa kamu menerobos masuk rumah ku dan memaksa ku melakukan perkara yang dilarang agama. Sudah tentu orang akan mempercayai kata-kataku ini.”

Melihat sikap wanita itu yang nekad. Pemuda itu menyuruhnya pergi bersiap-siap dan ia minta izin untuk masuk ke kamar mandi dengan alasan ia juga ingin mempersiapkan diri.
Ketika masuk ke kamar mandi, tubuh pemuda itu dengan sendirinya merasa gemetaran karena rasa takut dan jatuh dalam lumpur dosa dan tiba-tiba timbul dalam fikirannya satu jalan keluar.

Pemuda itu pun buang air besar dan ia lumurkan seluruh badan dengan najisnya sendiri. Sambil menangis ia berkata:
“Daripada aku terjerumus dalam najis dosa dan kemurkaan Allah maka lebih baik aku lumurkan
diriku dengan najis dunia yang busuk ini.”

Ketika pemuda itu keluar dari kamar mandi, ia dapati wanita itu sudah menunggunya. Ia
melihat sendiri betapa terperanjatnya wanita itu dan wanita itu merasa sangat merasa jijik dengan keadaannya. Lalu wanita itu menjerit marah dan menyuruh pemuda itu keluar dari rumahnya dengan segera.

Lepaslah si pemuda dari godaan yang amat berat. Dalam perjalanan pulang ia terdengar
azan berkumandang. Ia terus balik ke rumah untuk membersihkan diri. Dan dengan perasaan malu dengan bauan yang tak enak pada tubuhnya
ia terus melangkahkan kakinya ke masjid.

Setelah selesai solat, pemuda itu menjadi panik apabila semua mata para jemaah tertumpu ke
arahnya. Dalam keadaan tersipu-sipu ia mohon maaf. Ketika ia ingin beranjak, jemaah masjid
mengerumuninya dan bertanya kepadanya dari mana ia mendapat bauan yang sangat wangi itu. Semua ahli jemaah dapat mencium bauan kasturi yang semerbak harumannya..

Dikatakan bahawa bauan itu kekal dalam diri pemuda itu
sampai akhir ajalnya. Ia di kenali dengan panggilan Abu Bakar “Al Miski” bermaksud Pemuda Kasturi..

Ingatlah, apabila seseorang
melakukan zina ia terjerumus dalam najis dosa yang amat jijik di sisi Allah. Tapi sebelum itu,
apabila hatimu tergerak untuk melakukan zina, ia sudah terlebih dahulu terpalit noda
walaupun kamu tidak melakukannya. Itulah zina hati namanya.

*Semoga kisah diatas bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya. Aamiin.

About Feri Awan

Nama ku Ragil Feriawan Hadinata Aku mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang musisi dan seorang penulis...namun intuisi ku tak cukup untuk menggapainya...biarkan waktu yang akan mengajari ku untuk membaca dunia..

2 responses »

  1. zaim dhil mengatakan:

    Astaggfirullah.

Ayo.. ayoo... coment donk.. ditunggu yah.. ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s